Puisi Anak-anak | Kumpulan Puisi Anak

Puisi Anak-anak kali ini akan saya share buat anda di mana puisi anak ini adalah ungkapan kata-kata yang di tulis anak SD dalam puisi. Banyak sekali saat ini berbagai macam puisi akan tetapi puisi anak hanyalah satu dua saja. Berbagai kumpulan puisi anak di sini dapat anda jadikan referensi dan koleksi untuk anda.

Nah langsung aja beriku ini kumpulan puisi anak-anak untuk anda yang dapat anda pilih sesuai denga anda inginkan :

Mentari
Hai mentari pagi
Hari ini kau datang tampak cerah sekali
Engkau datang tiap hari
Untuk sumber energi pribumi
Semua orang berlari pagi
Untuk menyehatkan diri
Tanpa kau, hai mentari
Di seluruh bumi ini
Akan mati tiada lagi

Pengemis-Pengemis Kecil
Ditengah persimpangan warna warni
Di banyak kerumunan besi berasap
Tersaksikan tangan tangan kecil menengadah
Meminta belas kasihan pada sang raja jalanan
Bertalu talu berada di bawah mentari
Menahan hausnya rintihan hati
Mengharap ada yang memberi
Tak pernah lusuh walau dilakukan setiap hari
Sungguh, membenakan hati dirimu itu terlukiskan
Namun siapa gerangan bisa berbuat
Tuk’membalikkan telapak tangan
tentang keberadaanmu itu berada

Indah Nian Desaku
Kulihat sawah membentang
Warna hijau bagai permata alam
Ku coba telusuri jalan
Akankah tetap begitu ?
Kuingin tetap begini
Terlihat apa adanya
Kuingin tetap begitu
Terlihat kenyataannya

Mentari mulai tenggelam
Dan…akupun tetap disini
Menikmati alam yang ada
Anugrah dari yang kuasa

Oh…..alam desaku
……aman dan damai

Oh…..alam desaku
……lestarikanlah

Pena Hitam
Ayam mencuat kokok di kala pagi
Sang mentari bangun meyejukkan hati
Membawa daku ingin mandi
Hasrat pun tak terbendung
Membawa maksud untuk mengepung
Berbagai ilmu yang menggunung
Ke sekolah daku berangkat

Tak lupa tas aku angkat
Pena hitam pun ikut mangkat
Dan kugoreskan dengan singkat
Daku ingin dapat cepat
Tidak mau dengan lambat
Pena hitam mengubah nasib

Sepak bola
Begitu senang aku bermain
hingga waktu sampai aku lupakan
Berlari, menyerang, menyerbu lawan
membawa bola lari masuk ke gawang
Oh, sepak bola siapa gerangan engkau mencipta
Keberadaanmu membawa angin segar dunia
Semangat didalammu membawakan kobaran gelora
Oh, sepak bola apa dikata engkau tiada
dunia sepi!, sunyi !, suram !
bak kota mati yang ditinggal pergi

Sajak Untuk Tidur
Hai kawan waktu sudah beranjak malam
Ayo kita tidur, mata sudah mulai sayu
Sang mata sudah berbisik berkata
pejamkan aku, aku mau tidur teman !
Bersiaplah untuk berlomba esok hari
Pak guru sudah menanti
Ilmu baru pun akan di dapati
Selamat tidur kawan, pejam, pejamlah sang mata.

Taman Surga
Saat tatapan mata memandang lepas
Wujud ciptaanNya di dunia
Berdegup hati ini berkata,
Sungguh mempesona tak ada duanya
Ku bayangkan dan kuresapi siapa gerangan
Membuat sama sedemikian rupa
Hati semakin berdegup seraya menangis
teringat dan terngiang, seperti apa
taman surga berada
Meratap dan menangis kembali hati ini
Mengingat janji Tuhan
Hanyalah mereka manusia pilihan
Yang jauh dari perbuatan nista dan angkara murka
Yang akan menjadikan mereka penghuni taman surga
kekal selamanya
Oh, Tuhan walau seribu jalan berliku
Berikanlah petunjukMu pada langkah kaki ini
Agar hambaMu termasuk ke dalam golongannya

Ayah dan Ibu
Ibu….
Engkau telah mempertaruhkan dua nyawamu
atau engkau akan kehilanganku
dan ayah….
Engkau telah membantu ibuku merawatku,
mendidikku, dan membesarkanku
Terima kasih atas segala kehormatan kalian
untuk menjadikanku anakmu
Oh….
Ibu dan ayah….
Aku sangat berterima kasih kepadamu
Maafkan aku bila aku salah padamu

Mama
Mama….Engkau sungguh cantik seperti putri
Engkau telah mempertaruhkan nyawamu
Andai aku sudah besar
Kan kurawat engkau seperti engkau merawatku
Engkau bagai peri di atas langit yang berkilauan
Kupetik bunga mawar putih sebagai tanda
cintaku untukmu….

Itulah kumpulan puisi anak-anak yang saya ambil dari berbagai sumber internet, semoga bermanfaat untuk anda, jangan lupa di sini juga ada Puisi Pahlawan dan Puisi Hari Ibu sebagai pelengkap anda,

+ komentar + 1 komentar

February 26, 2013 at 4:23 AM

bermanfaat,ispiratif

Terimakasih PRIMA NATA atas Komentarnya di Puisi Anak-anak | Kumpulan Puisi Anak

Post a Comment